Secangkir kopi dan roti isi sudah tersedia di meja surat kabar membentang antara tangan kanan dan kiri menutupi wajah sang pembaca dan sesekali terlihat mata tua ketika dibaliknya lembar demi lembar kertas tipis hitam putih berisikan berita-berita miring tentang selebriti

Pernah suatu malam aku duduk beberapa jarak darimu tak terlalu jauh dan juga tak terlalu dekat. Namun dari tempat aku memandangi malam masih bisa ku dengar tawa-tawa lepasmu yang sedang bercengkrama dengan beberapa orang.

Sesekali aku melirik atau bahkan memandangimu dari jarak yang ada. Kulihat senyummu tersungging menebarkan aroma keindahan pada setiap insan manusia yang melihatnya. Namun dari sepanjang waktu aku hanya melihatmu sekali menatap tepat ke arah ku yang sendiri membisu dalam pelukan malam yang dingin. Detik demi detik itu terasa lebih lama dari biasanya, namun aku masih sabar menanti dan menikmati dingin yang ada.

Ketika jari jemariku mulai meraba-raba keyboard di layar 4,5 inchi tiba-tiba saja terdengar keras suara tawamu membelah ruang kosong yang tadinya hening. Meskipun setelah itu tak begitu hening karena beberapa ritme musik berpadu menjadi alunan sebuah lagu yang aku nikmati dengan begitu dalam.

Tak beberapa lama setelah lagu-lagu bernada syahdu itu berhasil menghipnotisku membawaku kedalam zona nyaman. Mata ku menjadi gelap seketika dan tak kudapati terangnya cahaya disekitar seperti ditutupi dengan sebuah tangan halus beraroma harum.
E-mail : anugrah635@gmail.com

Whatsapp : 081949445856

Google+ :  +Angga barista

Instagram :@angga.barista

Twitter : @anggabarista14

Telegram : 081949445856

Telegram Channel : anggabarista
Warung Rindu merupakan nama sebuah cafetaria yang baru buka beberapa waktu lalu di jalan tamansiswo Yogyakarta. Cafetaria ini hadir dengan mengusung konsep jadul yaitu dengan terdapat banyaknya sekali barang-barang ataupun benda-benda antik dan unik yang berasal dari jaman dahulu.
Cafetaria yang buka sejak siang hari hingga malam hari pukul 00:00 WIB menawarkan menu-menu yang juga berkonsep jadoel. 
Ruangan BK (Bimbingan Konseling) yang ada disetiap sekolah yang ada di Indonesia merupakan sebuah tempat yang cukup angker dan mengerikan bagi sebagian orang terutama siswa atau siswi yang bermasalah.


Pagi itu Hendra terbangun dari tidurnya dengan nafas yang megap-megap, seperti sedang semaput habis dikejar anjing. Jelas ngos-ngosan, Hendra baru saja dilanda mimpi buruk yaitu, mimpi tentang ia bermasalah dengan sekolah, guru dan temanya. terbangun dari mimpi buruk yang menghampirinya ia pun menatap tajam ke arah jam dinding yang tergantung antara surat yasin dan foto mantannya.



Matanya terbelalak melihat jarum jam menunjukkan pukul 06:45 AM yang berarti 15 menit lagi gerbang sekolah akan segera ditutup. Tanpa berpikir panjang dan tanpa hitungan satu dua tiga Hendra bergegas meloncat dari kasur menuju kamar mandi hanya untuk mencuci muka sekilas saja dan berkumur-kumur. "Plah.. plah.." Hendra memuntahkan air keruh berbau neraka dari mulutnya.

Setelah itu ia langsung mengenakan seragam yang sudah disetrika dengan rapi oleh si mbok, tanpa sempat membersihkan dan merapikan kamar dengan mengeluarkan jurus kagebunsin ninjutsu ia meninggalkan kamar hanya dalam waktu kurang dari 60 detik. Arem-arem dan wedang di meja makan yang sudah disiapkan oleh si mbok untuk sarapan pagi itu ditinggalkannya begitu saja.

Begitu cepat gerakan Hendra hingga ia nyaris saja menabrak bapak yang sedang memberi makan anak ayam di halaman rumah. Dengan nada tanya "ojo kesusu le, mau kemana toh" nyaris setiap hari Hendra bangun kesiangan dan hampir setiap hari pula bapak menanyakan hal yang sama yaitu "jangan terburu-buru, mau kemana ?" atau setiap kamis pahing bapak mengganti pertanyaannya dengan nasehat namun masih dengan kalimat ojo kesusu hanya akhirannya saja yang diganti menjadi "ojo kesusu le, mengko ilang anu ne".

Begitu paniknya Hendra karena takut terlambat datang ke sekolah hingga ia lupa mengenakan sepatu, padahal sudah keluar halaman. Kemudian ia kembali lagi dengan langkah yang begitu cepat bagaikan seorang atlet lari sea games. Didapatinya sepatu di teras rumah yang memang juga sengaja sudah diletakkan si mbok supaya mempermudahnya jika telat bangun.
***

Mbok begitu perhatian dengannya sebelum berangkat ke pasar, si mbok sudah mempersiapkan semua keperluan Hendra dengan baik dan rapi sehingga ketika anak bungsu dari 3 bersaudara itu terbangun semuanya sudah siap dan tak ada yang kurang satu apapun. Bapak hanya tertawa cekikikan melihat tingkah Hendra yang jauh berbeda dari dua orang kakaknya yang kini sudah berkeluarga dan satunya sedang menempuh pendidikan Pascasarjana di salah satu perguruan tinggi yang ada di Jogja.
**

Hendra memilih untuk tidak mengenakan sepatunya ia berlari menyusuri sawah dan aliran irigasi melangkahkan kakinya yang bertenaga kuda dua kali lebih cepat dari biasanya. Karena sudah terbiasa terlambat dan berlari kencang bahkan ia sudah tahu bahwa kecepatannya untuk mencapai sekolah dengan berlari yaitu 20 km/jam atau jika dimenitkan sekitar 5 menit. Namun baginya 5 menit itu biasa, oleh sebab itu Hendra selalu berusaha untuk berlari lebih cepat dan memecahkan rekor baru di bulan ini. Karena satu bulan yang lalu waktu tercepat yang pernah ia dapatkan yaitu 4 menit 59 detik lebih cepat satu detik dari biasanya. Oleh sebab itu ia terus berusaha supaya ia dapat memecahkan rekor terbaru dan berharap semoga gerbang belum ditutup oleh pak Sarmin, kalau tidak tamatlah riwayatnya.
Karena satu bulan ini ia sudah terlambat lebih dari 12 kali. itu artinya dalam satu minggu rata-rata Hendra terlambat sekitar 3 kali dan lebih spesifiknya lagi pada senin pon, rabu legi, dan kamis pahing. 
 

Pagi itu aku duduk pada sebuah taman yang dipayungi oleh pohon kayu ara yang dahannya melebar kemana-mana dan meneduhi sekitar dengan lebatnya dedaunan. Sesekali aku membolak-balik halaman-halaman pada buku yang ku baca, sesekali pula aku menengok ke atas ketika ada dedaunan yang jatuh menimpaku karena tersapu oleh tiupan angin.

Daun yang jatuh menari-nari riang bersama alunan angin yang membawanya naik turun seperti sedang bermain biang lala. Beberapa hari sebelum aku duduk di bawah pohon ini aku sempat bermimpi berada disini dan hari ini mimpi itu menjadi sebuah kenyataan.

"Judi" adalah sebuah judul lagu yang dinyanyikan oleh Rhoma Irama. Dalam lirik lagu tersebut dituliskan "Bohong kalau perjudian itu awal dari kekayaan" tapi dewasa ini judi masih tetap hidup sehat belum ada tanda-tanda judi akan tutup usia dari muka bumi ini.

Judi dahulunya identik dengan premanisme, perjudian dilakukan oleh orang-orang yang tidak berpendidikan. Namun seiring perkembangan zaman Judi semakin terkenal, tentu judi yang saya maksud ialah judi sungguhan yang dapat menyebabkan kerugian materil, bukan judi yang bisa menghibur "JUDIka".

Judi yang paling digemari dahulunya ialah judi togel, akan tetapi pada saat ini judi tidak lagi berupa togel. Namun memiliki beraneka ragam jenis judi, pada era digital saat ini tidak hanya perbankan saja yang menggunakan sistem online melainkan hampir di semua lini kehidupan masyarakat termasuk perjudian.

Sejak dunia internet mulai merangsek masuk kedalam kamar tidur, kamar mandi, kamar anak, kamar jenazah dan kamar-kamar lainya. Sejak saat itulah Judi menjadi bertransformasi menjadi lebih mudah dan praktis dilakukan. "Judi Online" lahir menggantikan kakaknya  judi togel ketika togel sering digrebek oleh kepolisian dan berujung buih.

Judi online hadir lebih percaya diri dengan penampilannya yang menarik perhatian setiap kalangan yang gelap mata membutuhkan uang banyak tanpa harus berbuat banyak. Hanya dengan bermodalkan PC atau Android yang terkoneksi dengan internet kini semua orang dimuka bumi ini bisa melakukan praktik perjudian tanpa harus datang ke tempat sabung ayam ataupun ke rumah juragan togel.

Hanya dengan satu klik semua bisa tersambung dengan judi online terutama judi bola yang paling digemari oleh para kaum judiman. Orang-orang yang tergabung dalam kelompok judiman ini bukan lagi preman ataupun pengangguran dan gelandangan. Melainkan orang-orang yang cerdas dan terpelajar seperti Mahasiwa, namun anda tidak perlu kaget dan merasa heran kenapa kok bisa kaum intelektual seperti mahasiswa terjerumus ke dalam lubang hitam perjudian.

Tentunya mereka memiliki alasan yang beragam, mulai dari kiriman yang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di tempat rantau, hingga ada yang ingin punya banyak uang melalui judi biar bisa poya-poya. Buat anda para orang tua yang membaca tulisan ini sebaiknya anda pastikan bahwa uang yang anda berikan kepada anak-anak anda dipergunakan dengan bijak olehnya di perantauan.

Praktik perjudian online nampaknya akan terus tumbuh dewasa mencapai titik klimaksnya ketika diselenggarakan perhelatan pertandingan sepakbola antar dunia. Semakin banyak liga semakin banyak harapan bagi kaum judiman untuk menang ataupun kalah, namun yang sudah pasti untung ialah para penyedia jasa Judi online dan yang rugi besar ialah para orang tua yang anak-anaknya terlibat dalam kegiatan yang diharamkan oleh Agama.

Uang bulanan yang digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari semakin tidak cukup karena kalah saat bermain judi online, akhirnya uang untuk membayar SPP digunakan sebagai modal terakhir untuk bertempur di medan perjudian dengan harapan menang dan bisa hidup berkecukupan di tanah rantau.
Namun malang tak bisa ditolak alih-alih mendapatkan keuntungan malah kekalahan dan kerugian yang didapatkan. Uang bulanan habis, uang untuk membayar biaya kuliah pun ikut lenyap terbawa tendangan Ronaldo yang mengalahkan Meisi dan teman-teman.

Sudah banyak terjadi hal demikian, kaya tak tercapai kuliahpun juga tak kunjung usai. Orang tua dirumah yang berkerja susah payah menjadi pihak yang paling dirugikan. Oleh sebab itu fungsi pengawasan dan pencegahan serta pengendalian perlu ditingkatkan oleh para orangtua. Namun hal itu juga tidak cukup orang tua harus berkerjasama dengan induk semang sang anak di tanah rantau (ibu/bapak kos) untuk dapat mewujudkan 3 hal tersebut.

Akan tetapi hal tersebut juga masih dirasa belum cukup untuk menanggulangi hal tersebut. Pada hal ini pemerintah juga diminta untuk mengambil andil dengan menerjunkan berbagai kebijakan dan pengawasan untuk mencegah terjadinya praktik perjudian online dikalahkan mahasiswa. Karena yang sudah-sudah perjudian online sering terjadi di Asrama-asrama mahasiswa daerah milik pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi.

Seharusnya pemerintah menitipkan induk semang pada setiap aset pemerintah berupa asrama tersebut guna mencegah praktik perjudian online dikalangan mahasiswa dan menindak tegas para pelaku perjudian online tersebut. Namun terkadang segala hal yang terjadi di asrama merupakan tradisi turun-temurun dari seniornya termasuk judi online para adik-adik yang masih lugu dan polos ini tanpa disadari ikut terjerumus dalam lubang hitam perjudian karena sudah melihat dan menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri atas keuntungan yang diperoleh dari judi online. Bahkan tak jarang juga akibat ajakan dari seniornya ataupun orang terdekatnya.

Pemerintah harus lebih serius menangani hal ini karena apabila terus dibiarkan akan berdampak buruk pada kesehatan akal pikiran mahasiswa yang tinggal di asrama daerah.

Jika esok aku tiada, maka kau boleh untuk berhenti mencintaiku dan mencari pengganti..

Elmi menatap tajam ke arah Elang, dan berkata "sayang kamu kok ngomong gitu sih.. ngga lucu tau" ucap elmi kesal.
"loh emangnya kenapa sayang, aku ngga boleh mgomong kayak gitu.. ? kan bisa aja besok atau nanti aku ngga.. " Sssttt.... Cukup Cukup aku ngga mau denger lagi, apapun alasannya kamu ngga boleh ngomong begitu lagi sayang, ngga bakalan ada yang bakalan memisahkan kita.

Percakapan itu terhenti begitu saja tersapu oleh angin malam yang berhembus menerpa kap depan mobil dan menyelinap masuk lewat kaca jendela mobil yang dibiarkan terbuka oleh elmi dan menerbangkan rambutnya yang tergerai indah. Tatapan Elang memandang lurus ke depan berkonsentrasi mengendarai mobilnya sembari terbawa lamunan akan almarhum nina dan peristiwa yang pernah mereka alami setahun yang lalu.

Elang telah terbawa jauh dalam lamunannya ia merasakan wanita yang duduk di sampingnya itu adalah nina dan mereka baru saja merayakan anniversary yang ke 3 dan akan segera melangsungkan  pernikahan di bulan yang akan datang. Elang melihat senyum penuh cinta yang di sunggingkan oleh nina mereka pun saling memandang dan melebur dalam kebahagian yang tak terungkapkan dengan kata-kata.

Namun kebahagian itu mendadak sirna, tiba-tiba saja di jalanan yang lengang dan kurang pencahayaan setelah tikungan muncul sebuah truk yang keluar jalur dengan lampu putih yang menyala di depannya. Seketika Elang panik dan mengalihkan tatapannya dari senyuman nina, kemudian dengan cepat membanting stir ke kiri dengan sangat keras dan dalam kecepatan tinggi mobil yang mereka tumpangi langsung terbalik beberapa kali sebelum akhirnya terhenti di tengah jalanan yang gelap tersebut.

Elang tak merasakan apa-apa, ia hanya mendengar suara-suara yang terdengar asing di telinganya bercakap-cakap seperti suara seorang dokter sedang menjelaskan sesuatu yang tengah di alami pasien kepada suster dan memerintahkan suster untuk segera menyiapkan beberapa jenis obat-obatan penghilang nyeri dan lainnya.

Setelah suara-suara itu menghilang Elang mencoba membuka matanya perlahan, memberanikan dirinya sendiri walaupun tak dapat sekaligus, Elang membukanya dengan sangat perlahan

Kebijakan pemerintah daerah kabupaten/kota maupun provinsi membangun asrama mahasiwa di setiap kota-kota besar yang ada di Indonesia khususnya kota-kota yang ada di pulau Jawa merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap mahasiwa/i dari daerah yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. 

Hal tersebut direspon baik oleh para orang tua dan mahasiswa  dengan memanfaatkan fasilitas yang ada untuk dapat mengurangi beban atau biaya tempat tinggal selama menuntut ilmu di negeri orang. Hal ini juga dirasa amat baik dan sangat membantu bagi orang tua dan mahasiswa yang kurang mampu walaupun, tidak semua yang tinggal di asrama mahasiswa daerah itu adalah warga masyarakat ekonomi menengah ke bawah namun juga ada yang datang dari golongan menengah ke atas bahkan tak jarang kerabat dari pejabat daerah pun ada yang tinggal dan membaur bersama dengan golongan dari strata sosial lainya yang ada di asrama.

Jika melihat hal tersebut sepertinya dengan dibangun dan didirikanya asrama untuk mendukung dan memberikan kemudahan terhadap mahasiwa yang menimba ilmu di rantau sangatlah positif. Bahkan di luar dugaan ternyata asrama juga dapat mempersatukan orang yang berstatus sosial kelas atas,  kelas menengah dan kelas bawah menjadi satu kesatuan dan tak terjebak dalam strata sosio ekonomi yang pada zaman ini semakin terlihat ketimpangannya. 

Namun inilah realita yang harus diterima bagi kita umat manusia yang tinggal di planet bernama bumi ini.  Segala sesuatunya bisa terjadi dengan mudah,  kapan saja,  dan dimana saja. Seperti halnya Konflik yang juga sering terjadi dikalangan para penghuni asrama mahasiwa daerah. Meskipun berasal dari nagari yang sama dan dilahirkan dari daratan yang sama tidak dapat menjadi sebuah jaminan akan terciptanya kerukunan dan kedamaian antar satu dan yang lainnya. 

Konflik-konflik yang munculpun sebetulnya bukanlah sebuah hal yang terlalu serius namun terkadang diciptakan oleh hal-hal yang bersifat sederhana dari percikan kecil yang di iringi baper (bawa perasaan) hal ini sering dialami oleh anak cucu hawa. Namun karena sering dibiarkan berlarut-larut dan di bumbui oleh rasa baper berlebih membuat hal kecil tersebut menjadi Konflik yang berkelanjutan dan melahirkan war of heart. 

Ketika sudah terjadi permasalahan atau konflik maka harus segera di atasi dan diorganisir dengan baik melalui manajemen konflik yang tepat supaya dapat mencegah terjadinya war of heart. Karena bagaimanapun juga mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Berdasarkan informasi yang kami himpun dari wikipedia, Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Sedangkan Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, teroganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Secara etimologis manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur". Kata manajemen mungkin juga berasal dari bahasa Italia maneggiare yang berarti "mengendalikan",  terutama dalam konteks mengendalikan kuda, yang berasal dari bahasa latin manus yang berarti "tangan". Lalu Perancis mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. 

Demikianlah serentetan pengertian dari manajemen kemudian yang harus kita pahami selanjutnya ialah apa makna dari kata Konflik yang sesungguhnya. Apakah sebuah ketidak sepahaman antar satu dan lainnya atau pertentangan yang muncul dari suatu kelompok terhadap kelompok lainya,  atau kelompok tehadap individu dan pertentangan antar individu dengan individu lainya.

Konflik sendiri berasal dari kata kerja latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) di mana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Lahirnya konfilk pun dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu ekonomi, politik, sosial, adat istiadat, suku, ras dan agama. Namun jika melihat dan menelaah konfilik yang terjadi di asrama mahasiwa daerah bukanlah konfilik yang disebabkan oleh beberapa faktor tersebut melainkan konflik yang lebih batiniah seperti yang saya katakan sebelumnya ialah baper (bawa perasaan).

Hal ini terjadi karena tidak dapat membedakan antara masalah keorganisasian asrama mahasiwa daerah dengan urusan pribadi masing-masing, kita ambil satu contoh kasus "seorang ketua asrama menegur anggotanya yang tidak mengikuti kegiatan kerja bakti dan memberikan hukuman kepada sang pelanggar,  hukuman yang diberikanpun sesuai dengan apa yang telah mereka sepakati sebelumnya sesama penghuni asrama".

Apa yang dilakukan oleh ketua asrama tersebut adalah suatu tindakan yang wajar dan memamg sudah seharusnya ia lakukan selaku ketua dan sudah selayaknya didapatkan oleh oknum tersebut sebagai seorang pelanggar aturan. Namun diluar dugaan ternyata sang oknum pelanggar merasa dilecehkan oleh ketua asrama yang juga teman satu kamarnya atas apa yang telah dilakukan oleh ketua asrama terhadap dirinya yang melanggar aturan.

Sehingga melahirkan bibit kebencian yang disertai aroma baper yang menyeruak hingga hal-hal yang bersifat pribadipun ikut serta dalam war of heart yang akan segera berlangsung hingga waktu yang tak ditentukan. Terdengar sepele memang namun apabila dibiarkan hal tersebut akan terus berlanjut sampai salah satu pihak merasa tertekan dan dengan berat hati meninggalkan asrama dengan penuh rasa kebencian dan sakit hati yang mendalam. War of heart belum juga berakhir bahkan masih akan terus berlanjut, karena tidak pernah dilakukan mediasi atau sudah pernah melakukan mediasi namun gagal.

Melihat sering terjadinya hal semacam ini rasanya perlu dibentuk pengawas atau pihak yang berfungsi mengontrol segala macam bentuk kegiatan yang dilakukan oleh mahasiwa yang bersemayam di kamar-kamar asrama mahasiwa daerah itu. Serta dengan hadirnya pihak yang kami maksudkan itu, supaya bisa menjadi penengah dan pendamai dari masalah-masalah dan pertikaian yang terjadi antar anggota asrama.

Diharapkan juga pihak yang menjadi penengah adalah pihak yang jauh di atas mahasiwa dalam segala hal baik usia maupun kematangan berpikir. Serta untuk mencegah keberpihakan tehadap suatu kelompok atau golongan individu yang sedang bertikai. Jelas dibutuhkan pihak yang netral dan tidak ternodai rasa kebencian yang muncul dalan war of heart yang sedang berlangsung.

Apa yang saya kemukakan memang tidak terlalu ilmiah namun kiranya hal ini dapat menjadi perhatian khususnya bagi pemerintah pemilik asrama mahasiwa daerah untuk lebih baik lagi dalam melakukan controling terhadap asrama-asrama yang dimiliki. Serta tulisan ini kiranya dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mengkaji lebih dalam lagi permasalahan-permasalahan yang sering mencuat di kalangan mahasiwa yang menempati fasilitas yang disuguhkan pemerintah ini. Supaya tidak terjadi lagi konflik ataupun pertikaian yang tidak kita inginkan,  serta bagaimana melakukan manajemen konflik yang baik dan terorganisir tanpa merugikan salah satu pihak yang bertikai dan untuk mengugurkan embrio konflik yang lahir dari kekhilafan seorang umat manusia dalam menjalankan perannya sebagai aktor sosial.

Jogjakarta, 22 Agustus 2017.

Anugrah A.S

 Pagi itu aku bertemu Mentari, aku menatapnya dengan kesungguhan memandangi rambutnya yang tergerai tersapu angin bersamaan dengan hentakan sepatu kulit warna hitam yang ia gunakan setiap kali latihan upacara dan setiap hari senin ketika ia menjadi petugas pengibar bendera. Mentari adalah teman satu kelasku, bukan hanya teman satu kelas tapi kami juga adalah tetangga yang kurang rukun dan tidak harmonis. Dulu ketika kami masih duduk di bangku kelas 5 SD aku dan mentari sering bermain bersama, mulai dari bermain petak umpet hingga aku harus rela berperan sebagai seorang putri cinderela demi membuatnya terhibur bahagia tertawa terbahak-bahak, karena apabia tidak dituruti maka ia akan melakukan aksi mogok makan seperti buruh-buruh outsousing yang minta gajinya dinaikkan ketika peringatan may day.
              Namun dari permainan cinderela itulah yang membuat hubunganku dengan Mentari menjadi tidak harmonis hingga sekarang. Karena pada hari itu aku tidak sengaja 
        Beberapa saat setelah Perppu Ormas disahkan muncul opini yang menuding Joko Widodo presiden RI ke-7 sebagai seorang diktator. Hal tersebut menjadi viral di dunia maya, tudingan jowoki adalah seorang diktator tak hanya muncul dari pihak yang merasa disudutkan oleh perppu ormas namun juga dari beberapa lawan politiknya. Namun dengan munculnya opini jokowi presiden diktator membuat masyarakat mulai berpikir, menimbang dan merasa-rasa apakah benar seorang pak Jowoki sosok yang memiliki gaya kepemimpinan diktator.
            Sebelum kita ikut-ikutan menuding Jokowi adalah pemimpin yang diktator terlebih dahulu ada baiknya kita mengetahui apa itu diktator. Diktator adalah seorang pemimpin negara yang memerintah secara otoriter /tirani dan menindas rakyatnya. Biasanya diktator naik takhta dengan menggunakan kekerasan, atau dengan sebuah kudeta. Tetapi ada pula diktator yang naik takhta secara demokratis seperti yang dialami oleh pemimpin partai NAZI yaitu Adolf Hitler.
           Kemudian diktatorisme adalah sebuah paham yang artinya diambil dari kata"diktator" artinya orang yang memerintah suatu negara/pemerintahan dengan hak-hak dan kekuasaan absolut dan -isme yang berarti sebuah pemahaman maka disimpulkan diktatorisme adalah sebuah paham yang dianut oleh suatu negara untuk dipimpin oleh seorang pemimpin otoriter yang mempunyai hak dan kewajiban absolut. Adapun diktatorisme cenderung lebih banyak dipraktikkan di negara-negara Eropa seperti Jerman, Polandia, Perancis, dan Italia.
            Jadi apakah mungkin paham diktatorisme dan sifat kediktatoran seorang pemimpin negara bisa dipraktikan di negara yang berideologi pancasila dan memiliki sistem pemerintahan demokratis seperti di Indonesia. Mari coba kita gali lebih dalam lagi dengan banyak mencari, menggali, mencermati opini yang sedang viral itu, yang mengatakan Jokowi adalah seorang diktator.
               Namun apabila melihat wajah dari seorang preiden Jokowi rasanya beliau tidak layak disebut sebagai seorang diktator melainkan lebih cocok di traktor membajak sawah, wajah pak Jokwoi sangat jawanese sekali sangat Indonesia dari sejak kecil ia sudah minum air dari sumber air yang berada di tanah air ini, bahkan ia juga terlahir di atas daratan nusantara ini, rasanya tidak mungkin seorang Joko Widodo akan menjadi seorang pemimpin yang diktator dan menyakiti saudara-saudaranya se-tanah air Indoensia Raya dengan sifat ke diktatoran dan paham diktatorisme.
                Sebagai seorang mahasiswa dan rakyat biasa yang juga merupakan bagian dari Indonesia saya hanya tidak ingin negeri ini terpecah belah oleh isu-isu rasisme dan sebagainya. Tulisan ini tidak bermuatan politik maupun provokatif dan tidak memihak pada pihak manapun, tulisan ini hanyalah ungkapan hati rakyat biasa sama seperti 2 juta penduduk Indonesia lainnya.
Hening di pagi itu membuat semuanya terlelap dalam mimpi yang indah



Selasa (11/7), Hujan lebat mengguyur wilayah bandar udara H.A.S Hanandjoedin Belitung sejak pukul 11:00 WIB. Akibatnya beberapa jadwal penerbangan mengalami keterlambatan (delay) dikarenakan belum bisa landing maupun take-off di landasan pacu bandara.

Tak hanya itu, akibay delay dan cuaca buruk sempat terjadi penumpukan calon penumpang dan keluarga pengantar  penumbang seperti yang terlihat pada gambar.

Bagian depan bandara yang tidak terlalu luas membuat calon penumpang harus berdesak-desakan ketika ingin masuk melakukan check-in keberangkatan.

Serta terdengar beberapa keluhan dari keluarga pengantar calon penumpang yaitu sulitnya mendapatkan tempat untuk memarkirkan kendaraan dikarenakan parkir bandara yang terlalu sempit dan banyaknya pengantar pada musim arus balik lebaran kali ini.

"Susah oh nak nyari tempat parkir aku sampai parkir di ujong sanak, basak baju berujan nak sampai sinek" Tutur salah seorang sopir yang ikut mengantarkan calon penumpang. Selain sulitnya mencari tempat parkir beberapa kendaraan yang membawa calon penumpang juga harus rela mengantri lebih lama untuk melakukan drop penumpang di lobby bandara.

Sangat disayangkan memang bandar udara yang merupakan gerbang utama untuk keluar masuk wisatawan dari luar menuju Belitung tidak bisa memberikan pelayanan yang maksimal terhadap calon penumpang. Hal seperti ini perlu menjadi perhatian serius bagi pemerintaj jika ingin pariwisata Belitung lebih berkembang lagi, karena hal ini berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan wisatawan dan para penumpang yang akan berangkat menggunakan pesawat melalui Bandar Udara HAS Hanandjoedin Belitung.

Kabar mencengangkan kembali mewarnai tubuh BPJS (Barisan Para Jomblo Sukses) setelah ditinggal pergi oleh Oscar Habib selaku ketua BPJS pada bulan maret lalu dikarenakan ia telah menemukan sang pujaan hati.

Langkah itu juga diikuti Sekjen BPJS yaitu Angga Barista tersiar kabar bahwasanya, keputusan itu diambilnya setelah ia berhasil menaklukan hati sang gadis pujaan. Kabar tersebut semakin nampak kejelasaannya setelah Angga mengupload beberapa buah foto dengan seorang gadis cantik berhijab, di tugu slamet riyadi kota Solo.

Diduga foto tersebut diambil beberapa waktu lalu saat Angga dan sang kekasih berlibur ke kota kelahiran pak Jokowi itu. Namun dengan keluarnya Angga dari BPJS dan meninggalkan jabatannya sebagai Sekjen BPJS semakin memperlemah tubuh BPJS.

Akan tetapi kabar tentang goyahnya tubuh BPJS ditampik oleh Angga saat ditemui ketika acara buka puasa bersama IKPB Jogja di asrama Betiong pada Minggu (29/5) kemarin. Ia memberikan keterangan bahwa sebetulnya kini BPJS tengah melakukan Upgrading kepengurusan dengan melakukan pengkaderan dan mencari bibit-bibit jomblo sukses yang akan mengisi jabatan-jabatan yang kosong saat ini.

"Semua kabar itu tidak benar, justru sekarang kita sedang melakukan upgrading kepengurusan dengan melakukan kaderisasi pada anggota baru demi mewujudkan jomblo-jomblo sukses dan guna mengisi kekosongan jabagan di BPJS" Tutur Angga.

Mantan Sekjen BPJS itu juga menyampaikan harapannya BPJS untuk tetap terus maju meskipun, kini ia dan Oscar habib tidak lagi menjadi pengurus. Selain itu masih ada Ibun sebagai penasehat umum BPJS yang diharapkan masih bisa berkontribusi membangun BPJS menjadi jomblo-jomblo sukses yang berkualitas. (29/05).


"Tak sampai 24 jam, pelaku percobaan pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di samping Museum Kata Andrea Hirata, Kecamatan Gantung, Belitung Timur berhasil diringkus, Selasa (11/4/2017)". Begitu kira-kira berita yang dituliskan oleh Pos Belitung.

Dalam tulisan yang dimuat oleh Pos Belitung tersebut, menjelaskan bahwa tersangka melakukan percobaan pembobolan ATM yang berada tak jauh dari rumahnya. Namun dalam menjalankan aksinya, ada warga yang melihat ketika hendak melakukan sholat subuh di masjid yang berlokasi di seberang jalan tak jauh dari ATM.

Atas perbuatannya tersangka langsung ditangkap oleh anggota polsek Gantung dan resintel polres Beltim. Namun ada yang menarik dari penangkapan tersebut, setiba di polsek Gantung tersangka di ajak berfoto bersama dengan beberapa orang anggota polisi yang menangkapnya.

Foto yang dimuat dalam berita yang diturunkan oleh media lokal tersebut memang cukup menarik karena beberapa anggota polisi ada yang mengacungkan jempol seperti sedang berfoto bersama wisudawan atau berfoto pasca mengikuti seminar nasional.

Gambar tersebut mengingatkan kita pada kejadian beberapa waktu lalu, anggota polisi  di Lampung yang melakukan foto bersama dengan pelaku begal yang sudah tidak bernyawa. Mungkin karena di Belitung tidak ada begal dan foto bersama tersangka yang sudah tidak  bernyawa itu tidak selayaknya dilakukan. Maka anggota polsek Gantung ini memilih foto bersama tersangka percobaan pembobolan ATM.
(12/04/2017)

Di suatu sore aku merasa bosan hanya berdiam diri dalam kamar, tak mau terjebak terlalu lama dalam kejenuhan aku langsung bergegas tancap gas mencari si hitam manis dalam cangkir.

Saat aku duduk diam menanti kedatangan si hitam manis, tiba-tiba saja arwah dari kehidupan masa lalu datang berlalu di hadapanku. Seketika rindu menyeruak di sekucur tubuhku, tak bisa berbuat banyak, hanya mampu menatap dalam-dalam terjebak pada sebuah  kenangan.

Aku terbawa ke dalam suasana masa lalu, dimana dulu ditempat ini aku duduk bersama denganmu sembari bercengkrama manja dalam canda tawa.

Kini aku sadar kau hanya bagaikan secangkir kopi yang telah lama di diamkan, dingin dan tak sehangat dahulu.

17:04 WIB
15.12.2016

Persis seminggu yang lalu, sore itu kita sedang berjalan bergandengan tangan menikmati keindahan hutan pinus dan udara yang sejuk sembari mengingat memori demi memori di masa lalu yang pernah kita lewati.

Sesekali kita berhenti melangkah dan mengabadikan beberapa gambar, berfoto bersama dengan gaya-gaya yang lucu dan aneh.

Namun ketika aku baru akan mereka ulang kapan terakhir kali kita berjalan berdua seperti ini, tiba-tiba saja kabut telah mengelilingi kita di sertai dengan tetesan-tetesan air hujan yang sepertinya mengingingkan kita untuk cepat beranjak dari tempat ini.

Semakin erat genggaman tangan itu, sembari berlari-lari kecil menuju pendopo terdekat untuk berteduh dan benar sekali air yang jatuh menghembas bumi itu membuat kita harus berteduh.

Namun selang beberapa saat sepertinya hujan mulai mereda, genggaman tangan itu seperti tak ingin terlepas masih saja melekat disertai dengan rebahan kepala yang terlihat begitu lelah di pundakku.

Aku tak berucap sepatah katapun mencoba menikmati suasana dan mengingat-ingat kapan hal seperti ini terjadi mungkin 5 atau 6 tahun yang lalu.

Aku merasakan seperti tak ada yang berubah, genggaman tangan itu, keikhlasan tubuh itu untuk bersandar dan senyum yang terpancar dari wajah kedua insan tersebut. Hujan telah menghantarkan kami untuk terjebak dalam memori masa lalu. ~Bersambung

18:19 WIB
01.02.2017

Ketika kenangan dari masa lalu, bahkan orang dari masa lalu datang di hadapanku, tak ada hal yang lebih indah yang bisa aku lakukan selain tersenyum.

Pagi itu aku tidak di paksa oleh siapapun untuk tersenyum, pagi itu kita saling berbalas senyuman dan pagi itu jua aku merasakan bahagia, serta uforia jatuh cinta seperti beberapa tahun yang lalu.

Melihat senyum itu aku merasa jatuh cinta lagi, tak ada yang berbeda dari senyum yang kau sunggingkan, masih sama seperti dulu ketika kau dan aku di sore hari meluangkan waktu untuk bermain di ayunan taman kanak-kanak padahal ketika itu kita sudah SMP.

Tatapan itu masih juga sama, gaya bicaramu, gerak tubuhmu, ikatan rambutmu, segalanya tak ada yang berubah kecuali cinta yang dulu pernah ada kini menghilang entah kemana.

5760 menit kita lalui dengan penuh canda tawa, suka ria, berbagi cerita, bernostalgia dan kembali jatuh cinta.

Cinta 5760 menit yang membuatku kembali terjebak dalam ruang kasih sayang dan cinta yang tak berujung. Aku mencoba tuk biasa, aku mencoba tak jatuh cinta, aku mencoba menerima kita berteman saja, semuanya telah ku coba dan ternyata gagal.

Berkali-kali aku mengantarkan orang ke stasiun, baru kali ini aku merasa tak rela orang yang aku antarkan itu meninggalkan ku, tiba-tiba saja aku merasa sedih melepasmu, lupa menggenggam tanganmu untuk terakhir kalinya, hanya dapat melambaikan tangan dari kejauhan, hanya bisa meneteskan air mata ketika kau berjalan mencari gerbong, tertutup oleh lalu lalang penumpang dan satpam kereta, semakin tak terlihat dan akhirnya kau pergi di telan pintu kereta.
Ku pastikan kereta itu benar-benar berangkat, dan akupun beranjak bersama air yang mengalir dari kedua bola mataku, aku tak ingin berkata apapun, setibanya dirumah air mata itu mengalir lebih deras lagi, ketika ku baca pesan singkat yang kau kirimkan melalui blackberry massanger.

Cukup aku dan kau yang tahu apa isi dari pesan itu, sekarang semuanya terasa hampa. Lagi, jarak telah memisahkan kita namun 5760 menit yang kita lalui kau manfaatkan dengan baik untuk membuatku terjebak dalam kenangan dan mengulangnya lagi kini aku telah jatuh cinta lagi.

02:00
30.01.2017

Transmart Jogja yang baru diresmikan jum'at, 31 Maret 2017 menarik banyak pengunjung untuk datang karena memiliki berbagai macam wahana yang serupa dengan trans studio.

Transmart Jogja berlokasi di Jl. Raya Solo merupakan hasil dari kolaborasi dari transmart dan carefour yang kini berubah nama menjadi Transmart dan carefour yang masih dalam satu kepemilikan yang sama.

Namun dampak dari baru di resmikannya transmart Jogja ini menyebabkan kemacetan parah dari perempatan flyover janti hingga GQ Hotel pada minggu siang (2/4) dikarenakan banyak sekali pengunjung yang memarkirkan kendaraannya di kanan dan kiri bahu jalan.

Hal tersebut disebabkan membuldaknya pengunjung dan terbatasnya lahan parkir. Akhirnya kemacetan panjang tak dapat terhindarkan. Sungguh di sayangkan memang karena berdampak pada kelancaraan arus lalu lintas dan mengganggu pengguna jalan lainnya.

Selain itu juga membahayakan pengunjung yang membawa anak-anak kecil karena harus menyebrang jalan tidak pada tempatnya berakibat rawan terjadi kecelakaan. Tepat disebelah lokasi transmart Jogja juga sedang dalam tahap pembangunan mall baru yang diperkirakan akan beroperasi akhir tahun ini.

Bisa dibayangkan nantinya kemacetan di lokasi tersebut akan semakin parah apabila tidak di tanggulangi dengan lokasi ataupun tempat parkir yang memadai. (2/4).

Pertanggal 1 April 2017 Trans Jogja menambah jumlah armada bus dan trayek baru. Dengan adanya penambahan trayek ini diharapakan dapat membantu meningkatkan dan memaksimalkan pelayanan terhadap pengguna jasa transportasi umum ini.
Namun pada hari sabtu pagi (1/4) terlihat bus baru dengan jalur trayek 3A terlihat mengeluarkan asap hitam sesaat setelah meninggalkan halte bumiputra di jl. Sudirman Yogyakarta. Memang menimbulkan pertanyaan apabila bus baru yang belum pernah di pakai tersebut terlihat mengeluarkan asap hitam pekat meskipun tidak banyak. Padahal yang selama ini menjadi keluhan masyarakat ialah asap hitam yang dikeluarkan dari transportasi umum milik pemerintah ini.

Pulau Belitung mayoritas dihuni oleh masyarakat muslim atau beragama Islam. Di Belitung juga memiliki begitu banyak masjid, surau ataupun mushola di tiap-tiap desa yang ada di Belitung paling sedikit memiliki satu masjid dan satu mushola.

Namun banyaknya masjid yang ada di Belitung mayoritas hanya di makmurkan oleh orang yang sudah berusia lanjut (orang tua) sangat jarang di Belitung kita temui remaja usia sekolah SMP/SMA yang ikut berpatisipasi memakmurkan masjid yang biasanya tergabung dalam Remaja Masjid.

Remaja usia sekolah SMP/SMA/K di Belitung dewasa ini lebih banyak memakmurkan tempat tongkrongan berupa cafetaria atau warung kopi dan tempat tongkrongan lainnya ketimbang ikut memakmurkan masjid. Padahal selaku generasi muda seharusnya,  remaja usia sekolah lebih memperbanyak atau memperdalam pengetahuan tentang ilmu agama. Untuk membentengi diri dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama seperti mabuk-mabukan, berzina dan lainnya.

Seandainya saja remaja di pulau Belitung ikut berperan aktif dalam memakmurkan masjid melalui gerakan remaja masjid, dapat dipastikan hal tersebut akan menjadi salah satu solusi untuk mencegah, mengatasi dan mengurangi permasalahan-permasalahan yang sering ditimbulkan oleh perilaku remaja Belitung saat ini. Seperti penyalahgunaan obat-obatan, mengkonsumsi minuman keras, hingga perilaku seks bebas yang berimbas pada tingginya angka nikah muda dan putus sekolah di karenakan MBA (Merried By Accident).

Saat ini pemerintah sudah menggagas pembentukan karang taruna dan sangat terlihat jelas dampaknya, banyak bermunculan destinasi-destinasi wisata baru yang digagas dan  dikelola  oleh karang taruna dan dengan demikian keberadaan karang taruna ini sangat terlihat jelas memberikan dampak yang positif dan memberikan sentuhan baru pada pariwisata Belitung yang lebih terkenal dengan pantainya saja.

Jika dengan pembentukan karang taruna sudah terlihat memberikan dampak atau hasil yang  sangat positif, untuk memakmurkan desa. kini pemerintah juga harus mempertimbangkan dan segera membentuk Gerakan Remaja Masjid, guna menumbuhkan religiusitas remaja Belitung dan memakmurkan masjid-masjid yang ada di Belitung.

Demikianlah ungkapan perasaan ini saya curahkan atas dasar rasa prihatin dan keresahan melihat tingkah laku remaja usia sekolah di pulau Belitung yang jauh dari kata religius dan lebih cendrung berperilaku negatif hingga melahirkan permasalahan sosial kemasyarakatan dan mengganggu ketertiban masyarakat.

Kota Jogja dikenal sebagai kota pelajar, karena banyaknya perguruan tinggi dan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang menuntut ilmu di kota ini. Kota Jogja juga dikenal sebagai kota kecil yang tertib tidak terlalu banyak kendaraan bermotor lebih di dominasi oleh becak, andong dan sepeda.

Namun itu dulu, Jogja hari ini sudah tidak tertib lagi seperti dulu sangat jauh berbeda. Sekarang hampir di setiap sudut jalan kota jogja mengalami kemacetan. Banyak sekali pelanggaran yang terjadi mulai dari menerobos lampu merah, trotoar di gunakan sebagai jalur sepeda motor dan ruang tunggu sepeda yang juga digunakan tidak sebagai mana mestinya.

Pada tahun 2014 ruang tunggu sepeda di Jogja yang ada di setiap persimpangan yang ada lampu merah sangat besar dan digunakan oleh para pengendara sepeda. Namun dewasa ini ruang tunggu sepeda (RTS) tak lagi difungsikan sebagai mana mestinya, ruang tunggu sepeda yang awalnya berukuran selebar badan jalan kini di perkecil menjadi hanya 1/4 dari lebar jalan.


Selain itu ruang tunggu sepeda kini tidak fungsikan sebagaimana mestinya, kini kotak persegi berwarna hijau itu dijadikan tempat berhentinya kendaraan roda dua (motor). Ukuran yang di perkecil dan di salah fungsikan hingga menurunya pengguna sepeda menjadi beberapa permasalahan yang harus diperbaiki, ditata dan diatur kembali oleh pemerintah kota Jogja.

Jika memang di Jogja saat ini lebih banyak kendaraan sepeda motor, lebih baik ruang tunggu sepeda dihapuskan saja dan diganti menjadi Ruang Henti Khusus Sepeda Motor (RHK) seperti yang di terapkan oleh pemerintah Kota Bandung sebagai upaya mengurangi kemacetan di persimpangan lampu merah.

Asrama Putri Tanjong Kelayang yang terletak di jl cemara, kelurahan karangwaru, tegalrejo, Yogyakarta. Merupakan aset pemerintah kabupaten Belitung yang berada di D.I Yogyakarta.

Sejak diresmikan pada 28 Oktober 2009 sebagai anjungan daerah nusantara oleh walikota Yogyakarta H. Herry Zudianto Asrama putri yang mengambil nama salah satu pantai yang ada di Belitung ini tidak pernah lagi mendapatkan perawatan ataupun renovasi dari Pemda Belitung.

Asrama yang baru saja memperingati dies natalisnya yang ke X ini, mengalami beberapa kerusakan seperti atap bocor, pagar yang tidak memiliki gerbang dan lain-lain. Mengingat ini adalah asrama putri yang seluruh penghuninya adalah perempuan sangat mengkhawatirkan memang apa bila melihat asrama yang memiliki pagar yang rendah dan tidak memiliki gerbang.

Hal tersebut akan sangat mempermudah orang yang ingin berbuat kejahatan dan mengancam keamanan dan keyamanan para penghuninya. Oleh karena itu kiranya pemerintah daerah Kabupaten Belitung untuk dapat  memberikan perhatian khusus terhadap asrama yang sebelumnya bernama asrama Dayang Sripinai ini. (28/3)

Malam begitu gelap larut telah tiba mendekap bersamaan dengan dinginnya hembusan angin malam. Namun mata aga belum juga terpejam, jari jemarinya masih menari-nari di atas keyboard komputernya. Sesekali tangan kirinya menggenggam gelas berisi air beraroma kopi dan menyeruputnya dengan penuh gairah. Telunjuk tangan kanannya mengklik mouse komputer bersamaan dengan tatapan mata yang tak beranjak dari monitor.

Media sosial kini sudah menjadi tren baru di kehidupan bermasyarakat, dimulai dari orang dewasa, remaja dan anak-anak kini semua yang menggunakan smartphone rata-rata memiliki akun media sosial.

Tak hanya satu akun media sosial namun segala macam media sosial dimulai dari facebook, twitter, bbm, whatsapp, instagram dan lainnya dimiliki oleh pengguna telpon pintar, khususnya anak muda atau remaja.

Namun dibalik banyaknya  penggunaan  media sosial dikalangam kaum muda tersebut muncul fenomena nama-nama acount atau username yang aneh-aneh.
Seperti @kumpetanah @urangume @guringmenggale dan masih banyak lagi.

Bahkan ada yang menggunakan username dengan kata-kata kotor seperti yang terlihat di gambar. Sayangnya hal semacam ini dianggap lumrah dikalangan remaja usia sekolah yang ada di Belitung, dan juga hal tersebut luput dari pengawasaan orang tua.

Harusnya orang tua dapat mencegah hal tersebut terjadi dengan memberikan bimbingan terhadap anak untuk menggunakan media sosial dengan bijak. Tanpa harus menggunakan username dengan nama-nama yang aneh bahkan dengan kata-kata kotor. Namun sangat disayangkan di Belitung tidak semua orang tua melek teknologi, walupun kini sudah memasuki era digital.

Ketidaktahuan orang tua terhadap tata cara penggunaan telpon pintar dan tidak bisa  memanfaatkan teknologi dengan maksimal. Menjadi pemicu bebasnya anak-anak usia sekolah dalam berekspresi di media sosial di mulai dari mengupload konten berupa foto atau video yang kurang pantas dikonsumsi publik hingga penggunaan username dengan nama yang lucu hingga dengan kata-kata kotor.

Disayangkan memang fenomena seperti ini harus terjadi di tanah melayu seperti Pulau Belitung yang mana budaya melayu dikenal memiliki budaya yang sopan dan beretika. Namun dengan munculnya fenomena tersebut membuat anggapan terhadap masyarakat melayu masyarakat yang berbudaya dan sopan menjadi luntur.

Perlu kiranya ada pihak yang mengawasi kegiatan remaja usia sekolah di media sosial, terutama orang tua dan pihak sekolah selaku orang yang paling dekat dengan anak yang terlibat dalam fenomena tersebut. Sekolah dan orang tua harusnya mampu menjadi pihak yang memberikan pencegahan/preventif supaya fenomena tersebut tidak terus berlanjut.

Karena sangat tidak enak dibaca seorang anak remaja usia sekolah menggunakan username di media sosialnya dengan nama-nama yang tidak sesuai dan tidak semestinya digunakan. Penggunaan username yang tidak sesuai tersebut juga merupakan hoax atau penipuan.

Beberapa hari yang lalu mahasiswa Belitung di Yogyakarta sempat di kejutkan oleh aksi selfie Oscar Habib atau biasa di sapa Bang yos dengan seorang wanita yang diduga sebagai pacar barunya.

Aksi selfie tersebut langsung menjadi viral di kalangan mahasiswa Belitung yang berada di Yoguakarta. Foto selfie tersebut di upload oleh Oscar habib melalui akun media sosial Facebook miliknya.

Nampak jelas terlihat begitu mesra wanita berparas cantik tersebut berselfie ria dengan mahasiswa S2 manajemen ini.  Banyak sekali komentar dari para nitizen atas postingan tersebut, banyak yang mengucapkan selamat, ada yang membully dan lebih banyak yang tidak percaya.

Awalnya foto tersebut di duga kuat sebagai editan digital namun setelah di telaah lebih lanjut, ternyata foto tersebut benar-benar asli. Saat ditanyakan tentang bagaimana kelanjutan BPJS (Barisan Para Jomblo Sukses) dengan tegas Oscar menjawab akan segera membubarkannya.

Karena oscar selaku ketua umum BPJS kini habib sudah memiliki kekasih, terbentur hal tersebut ia memutuskan untuk membubarkan BPJS. Namun keputusan tersebut membuat jabatan Ibun selaku Sekretaris umum BPJS dan Angga Barista selaku dewan penasehat BPJS terancam kehilang jabatanya.

Oscar juga menyampaikan kepada semua pihak untuk berlapang dada menerima segala yang terjadi.
(Sabtu, 25 Maret 2017).

Selasa siang sekitar pukul 14:00 WIB tiba-tiba listrik di wilayah kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mendadak padam. Hal tersebut berdampak kepada terganggunya kegiatan perkuliahan karena proyektor yang digunakan untuk presentasi baik oleh mahasiswa maupum dosen juga tak bisa menyala karena padamnya listrik tersebut.

Selain berdampak kepada terganggunya proses perkuliahan hal ini juga berdampak terhadap mahasiswa yang sedang berkunjung ke perpustakaan UIN. Dimana terlihat terjadi penumpukan di pintu masuk perustakaan, tempat pengembalian buku dan pengambilan kunci loker hal tersebut dikarekan sistem jaringan perpustakaan yang juga sempat terhenti akibat lampu yang sempat padam beberapa menit itu.

Mahasiswa terlihat berdesak-desakan sebelum akhirnya sistem jaringan perpustakaan kembali beroperasi seperti sedia kala. Hal semacam ini sangat disayangkan karena berdampak pada tidak maksimalnya pelayanan terhadap pengunjung perpustakaan terutama mahasiswa yang ingin meminjam buku di perpustakaan.

Hingga berita ini diturunkan belum di ketahui apa penyebab dari padamnya listrik di lingkungan Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Diharapkan supaya  kejadian tersebut tidak terulang kembali serta apabila terjadi kendala semacam itu supaya ada langkah antisipasi yang cepat dan tepat dari pihak kampus maupun pengelola perpustakaan.

Selasa, 14 Maret 2017.

Makrab IKPB Cabang Yogyakarta Tahun 2017 berjalan dengan sukses dan lancar diikuti oleh kurang lebih 80 peserta dan 60 panitia serta dihadiri oleh pembina sekaligus penasehat IKPB Jogja yaitu Bapak Nazwar Cholidin.

Kegiatan yang berlangsung sejak sabtu sore itu hingga minggu siang tersebut diisi dengan berbagai macam kegiatan dimulai dari pengenalan dan pembekalan materi tentang IKPB, pentas seni, adu tekurok (cerdas cermat Belitong), out bond serta diskusi mengenai analisis sosial yang di berikan langsung oleh mantan ketua IKPB Jogja periode 2014-2016 Achmad Oky Surya selaku pembicara dalam kegiatan diskusi tersebut.

Kegiatan yang berlangsung cukup padat dan berimbas kepada panitia yang merasa kelelahan karena padatnya kegiatan yang tersusun dalam rundown acara. Melihat kondisi tersebut Oscar Habib atau yang biasa di sapa Bang yos memiliki ide yang cukup unik untuk memberikan semangat kepada panitia agar tetap semangat dalam menjalankan proses kegiatan Makrab IKPB Jogja yang diselenggarakan di Karang Asri Outbond, Sleman, Yogyakarta.

Setelah rapat evaluasi dilakukan Oscar Habib memberikan suntikan semangat kepada panitia makrab dengan bercerita tentang kisah dan pengalaman tragisnya dalam urusan percintaan sejak ia masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) hingga sudah mengenyam perkuliahan pascasarjana (S2) di salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Yogyakarta.

Oscar Habib menuturkan beberapa kisah pahit yang pernah dialminya tersebut dan di tanggapi serius oleh peserta namun di setiap cerita atau kisah yang oscar sampaikan selalu memancing gelak tawa pendengarnya (panitia makrab) seperti dalam salah satu ceritanya bahwa ia pernah jatuh cinta dengan seorang gadis desa dan sudah mendapat restu dari kedua orang tua gadis tersebut namun sayang seribu kali sayang gadis tersebut malah acuh tak acuh kepada Oscar bahkan sanggat tidak suka dengannya.

Kisah selanjutnya tentang pengalamanya yang harus bolak-balik dari rumahnya ke kampung sebelah (aik lanci) hanya untuk belajar bermain gitar kepada sahabat karibnya yang seorang musisi terkenal demi menahlukkan  hati seorang gadis pujaannya di SMA yang merupakan siswi pindahan dari Lampung. Lagi dan lagi malang tak dapat di tolak ketika oscar sudah piawai bermain gitar dan mencoba memainkan sebuah lagu untuk pujaan hatinya tersebut senar gitar yang baru akan dipentik oleh Oscar mendadak putus sedangkan hari itu hari terakhir pujaan hatinya berada di sekolah karena ke esokan harinya gadis itu sudah harus kembali pindah ke Lampung karena ayahnya yang seorang polisi kembali di tugaskan disana.

Masih banyak kisah cinta yang disampaikan oleh Oscar kepada panitia makrab IKPB hampir setiap ceritanya memancing gelak tawa dan kini Oscar juga sedang membentuk sebuah komunitas bernama BPJS yang merupakan singkatakan dari "Badan Persatuan Jomblo Sukses" yang di ketuai Oleh dirinya sendiri dan saudara Ibun selaku sekretaris umum.

Hai guys, buat kalian yang pengen travelling murah meriah alias backapackeran dari jogja ke pulau Belitung berikut gua kasih tips dan triknya.

Pertama dari jogja untuk menuju Belitung lo pastinya terlebih dahulu harus menuju jakarta setelah itu kalo lo udah nyampe jakarta baru deh bisa melanjutkan perjalanan ke Belitung.

Perjalanan dari jogja ke jakarta lu bisa menggunakan moda transportasi darat dan udara seperti Kereta, Bis dan Pesawat tentunya. Kalau pilihan kalian KERETA atau BIS nanti setelah tiba di jakarta kalian bisa menggunakan dua pilihan transportasi untuk mencapai Belitung yang pertama melalui moda transportasi udara yaitu pesawat dan moda tranportasi kedua yaitu Kapal Laut.

VIA KERETA :
Setibanya di Jakarta dari Stasiun Gambir langsung naik taksi meluncur ke Bandara Soetta atau kalo lu milih naik kapal langsung juga meluncur ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara menggunakan Taksi online.

VIA BUS :
Setibanya di terminal kampung rambutan lu bisa meluncur ke Bandara Soetta atau pelabuhan tanjung priuk dengan menggunakan taksi online ataupun Damri.

Atau kalo lu ngga mau terlalu ribet dan punya uang lebih buat beli tiket pesawat, gua saranin emang lu harus naik pesawat karena eh karena tiket pesawat dari Jogja ke Beliting itu kalo lagi murah cuman 600 ribuan gitu. Untuk dapet harga tiket pesawat yang murmer lu harus sering-sering buka situs tiket online seperti traveloka, tiket.com, atau lu bisa cek di indomaret dll. Dan tambahan ni guys kalo mau harga tiketnya murah lu harus beli tiketnya jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan liburan lo. Paling ngga satu bulan sebelum lo sudah harus beli tiket cui.. supaya harganya sedikit lebih terjangkau.

Kalo dengan menggunakan moda transportasi udara alias pesawat dari jogja lhu bisa aja langsung ke Belitung dengan transit di jakarta dengan beberapa maskapai penerbangan lokal seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Nam Air dan Citilink. Untuk milih maskapai mana yang pengen lu naikin disesuaikan aja sama tanggal liburan dan isi kantong lu brai..

Oke udah ya gua rasa udah paham la gimana caranya buat nyampe ke Belitong.

Selanjutnya..
kita udah tiba nih di Belitong, sesampainya di bandara lu jangan lupa ambil bagasi dan pastinya juga jangan lupa turun dari pesawat. Bandara di Belitong masih sangat kecil jadi ketika lu mau ambil bagasi lu harus siap berdempet-dempetan dengan penumpang lainnya dan trolly pun masih sedikit dan sangat terbatas guys.

Karena disini gua bakalan membimbing skripsi lu, eh salah maksudnya membimbing lu liburan di pulau Belitong bagian timur dan temanya backpakeran maka setelah kalian ambil bagasi dan keluar dari Bandara di pintu depan itu udah ada beberapa orang sopir travel yang siap nawarin lu dengan berbagai tujuan seperti ke kota (Tanjung Pandan) tapi kan tujuan kita mau ke timurnya pulau Belitong nih.. jadi kamu harus mencari supir yang teriak dengan menyebutkan nama kota berikut :
1. Gantong
2. Manggar
3. Kampit
gua contohin ni bapaknya teriak begini " Gantong, Gantong yuk yang gantong gantong "
Jadi untuk menginap kita akan menginap di Gantong yaitu sebuah kecamatan kecil yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Belitung Timur. Yang merupakan kampung halaman dari penulis buku Laskar Pelangi yaitu Andrea Hirata.

Pada September 2016 Bandara Hananjoedin Tanjung Pandan Belitung digadang-gadang akan segera menjadi bandar udara internasional dengan melayani rute penerbangan keluar negeri.

Hal tersebut disambut gembira oleh semua pihak termasuk masyarakat yang begitu antusias mendengar kabar tersebut bagaimana tidak, mereka begitu bangga kampung halamannya kini sudah akan semakin dikenal oleh dunia. Melalui rute penerbangan keluar negeri kini Belitung tak hanya terkoneksi dengan wilayah yang ada di Indonesia seperti  Jakarta, Bangka, Palembang dan Batam.

Namun kini Belitung akan terhubung dengan beberapa kota di negara tetangga. Bisa dipastikan hal tersebut juga akan mempengaruhi geliat pariwisata yang beberapa tahun belakangan mulai berkembang serta menjadi fokus utama pemerintah baik pemerintah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

Pariwisata yang sudah berjalan beberapa tahun belakangan ini jelas terlihat, memberikan dampak positif di bidang perekonomian bagi masyarakat pulau Belitung. Walaupun, untuk saat ini belum begitu dirasakan secara penuh oleh masyarakat pulau Belitung. Namun bagi masyarakat yang tinggal tak jauh dari objek wisata geliat pariwisata dan pundi-pundi rupiah yang mengalir mulai dirasakan dan sangat membantu meningkatkan perekonomian.

Bahkan kini bandara sudah akan menjadi bandar udara internasional hal tersebut jelas akan berdampak kepada peningkatan di bidang ekonomi untuk melaju lebih baik lagi.  Pemerintah yang selama ini sudah bersusah payah memperjuangkan status bandara Hananjoeddin untuk  menjadikan bandara tersebut sebagai Bandar Udara Internasional juga berharap hal tersebut dapat memberikan dampak berupa semakin meningkatkan  investasi di bidang pariwisata seperti perhotelan, restauran, tempat hiburan, serta sarana prasarana yang akan menunjang kemajuan pariwisata di pulau Belitung secara menyeluruh.

Namun beberapa waktu yang lalu sempat terdengar kabar kurang sedap berkaitan dengan status Internasional Bandar Udara Hananjoeddin. Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan masih terlihat pikir-pikir dan melakukan peninjauan kembali tentang rencana menaikan status atau level bandara Hananjoeddin menjadi bandar udara internasiol.

Karena memang terlihat masih ada banyak hal yang perlu dipersiapkan oleh pemerintah dan pengelola bandara guna melengkapi prasyarat supaya bandara Hananjoeddin bisa berstatus internasional. Sarana dan prasarana yang saat ini tersedia di Bandara Hananjoeddin dinilai masih belum memadai dan memenuhi syarat ataupun prasyarat untuk naik ke level internasional.

Mulai dari ruang tunggu keberangkatan dan ruang kedatangan yang masih sangat sempit, keterbatasan toilet/kamar kecil, belum adanya terminal kedatangan dan keberangkatan untuk penerbangan internasional, serta bagian keimigrasian, gedung karantina dan masih banyak lagi.

Selain beberapa hal diatas runway bandar udara hananjoeddin masih sangat pendek dan bergelombang.

Pagi itu sukri bangun pagi-pagi sekali, ia terlihat sangat bersemangat meskipun wajahnya sangat tak enak dipandang. karena rambutnya belum disisir kelimis dan diolesi minyak rambut ajaib sejenis pomed yang dapat membuat segala jenis rambut dan bulu menjadi keras.
Namun hari itu entah sukri lupa atau sengaja tak mengenakan minyak rambut ajaib kebanggannya itu, karena ia begitu tahu bahwa hari ini akan menjadi lebih keras dari rambutnya yang diolesi pomed ajaib itu.
Hari yang keras...... ! sukri berteriak, membuat seisi kos-kosan menjadi gaduh suaranya terdengar melolong di selasar kosan hingga sampai keluar mengusik bahkan mengagetkan beberapa orang yang sedang sarapan di burjo dekat tempat tinggal sukri.

Alangkah lebih terkejutnya sukri melebihi terkejut orang-orang yang mendengar teriakannya barusan, "mata kuliahnya udah di ambil adik kelas, bajigur" sukri membanting gelas plastik satu-satunya yang ia miliki, sama seperti kekesalanya itu. "Tinggal satu mata kuliah lagi, kampret........ !" sukri memaki, matanya masih terus tertuju pada layar komputer yang ada di depannya, tiba-tiba saja layar itu berubah menjadi hitam kelam lebih hitam dari rambut sukri yang setiap pagi bermandikan vitamin rambut.

"Matiii Lampuuu... PLN... juga Sialan !" lagi suksri memaki, kali ini giliran pintu kamar kosnya yang rapuh itu di banting. Daaaar....... !!! bahkan ia sendiripun kaget mendengar suara pintu itu, sembari menatap baut-baut yang berserakan dan ensel yang sedikit lagi akan terlepas bersamaan dengan posisi pintu yang terlihat lelah dan miring kekanan.

Sukri masih diam tak berbuat apa-apa, bahkan ia tak menghiraukan kegaduhan yang ada di grup  Whatsapp angkatannya. Kipas angin yang berada di belakangnya kembali berputar, lampu kamarnya redup karena mungkin sudah bosan melihat keluh kesah sukri pagi ini atau mungkin bola lampu itu tidak pernah diganti sejak tempat itu berdiri sehingga ia sudah lelah melihat orang-orang yang pernah berkeluh kesah di kamar itu setiap 6 bulan sekali salah satunya adalah sukri.

Hanya mati lampu sebentar saja ternyata, terdengar suara ibu kos sukri dibalik pintu yang miring kekanan karena dorongan keras sukri tak mampu dihalaunya sebagai pintu yang sudah usang. Namun yang dirasakan sukri seperti sepuluh tahun harus menanti semuanya kembali seperti sedia kala persis ketika ia menanti waktu yang tepat untuk berdamai dengan mantanya yang selingkuh ketika ia masih duduk di bangku SMP dulu.

Beranjak dari lamunannya sukri bergegas membuka SIA (Sistem Informasi Akademik) tiba-tiba kedua bola matanya melotot melihat ada satu kelas yang masih menyisakan satu orang untuk bergabung, tanpa berpikir panjang tangan sukri langsung refleks menggenggam mos dengan kuat, dan menghantamkan jari telunjuk kanannya pada tombol bagian kiri dari mouse komputernya yang kecil berwarna biru tua.

Dengan tepat ia mengarahakan kursor di layar pada tulisan [ Ambil 39/40 ] lagi sukri harus menunggu, matanya tak ingin lepas dari layar komputer, tangan kananya masih memeluk erat mouse biru tua hadiah ulang tahun dari kekasihnya setahun yang lalu ketika mereka masih bersama melalui masa-masa sulit KRSan, tertawa terbahak-bahak karena bisa KRS dengan lancar mengambil mata kuliah semester 6, sedangkan dikamar sebelah ada kakak tingkatnya yang kebingungan karena jatahnya telah di serobot sukri dan kekasihnya yang kini juga telah diserobot oleh mahasiswa saintek asal cilacap yang diketahui sebagai tetangganya sendiri.

Masih dalam lamunannya sukri mencoba menyelinap ke masa lalunya, sembari mengingat-ingat bahwa dulu ia pernah dengan bahagia bisa mengambil mata kuliah semester 6 tanpa menghiraukan kakak tingkatnya yang kebingungan dan pusing tiada kepalang karena kalau tak bisa mengambil mata kuliah psikologi konseling maka itu artinya di semester 8 sang kakak tingkat masih harus bercengkrama dengan bangku perkuliahan yang hitam dan dingin, kelas yang panas, dosen yang terlambat, dan berdampingan dengan adik tingkat.

Begitu dalam sukri tenggelam dalam lamunan bahwa ia juga akan mengalami hal yang sama seperti yang di alami kakak tingkatnya, sukri terlihat begitu menyesal matanya berkaca-kaca membayangkan dirinya harus datang ke kelas di semester 8 hanya untuk mengikuti 2 SKS perkuliahan, ada yang lebih menyakitkan dari itu semua bahwa keinginan sukri untuk menikahi siti aisyah di awal tahun 2018 bisa pupus kalau ia masih harus kuliah di semester 8.

Matanya yang berkaca-kaca itu tidak menyadari tulisan dengan latar belakang hijau, yang bertuliskan MATA KULIAH PSIKOLOGI KONSELING KELAS C BERHASIL DITAMBAHKAN.
Retina matanya tak cukup peka membaca tulisan itu, kelopak matanya terlihat mulai melebar sembari tangan kirinya meraba-raba mencoba menggapai kaca mata bergagang coklat dan meletakkannya dengan terburu di atas hidungnya, berkali-kali ia mencoba memperbaiki posisi kaca matanya dan bola matanya sesekali terlihat terpejam.

Kali ini retina matanya mencoba bekerja maksimal menatap dengan penuh hasrat ke arah layar komputer, yang direspon sangat baik oleh mulutnya yang tiba-tiba mengeluarkan suara dengan decibel cukup tinggi dan sedikit fals. Ooooooouuuooouuuuuuuuohhhhhhhhoooouhhhuuuuuhhhh............. persis seperti suporter sepak bola yang sedang berdiri tanpa baju di tribun timur membawa botol bertuliskan aqua dan berbau menyengat seperti spirtus namun dengan bahagia berteriak untuk klub kesayangannya yang sedang bertanding di lapangan hijau.

Sukripun berteriak sejadi-jadinya bahkan ia melompat-lompat, tubuhnya yang kurus terlihat bagaikan kepingan triplek yang membatasi kamarnya dengan kamar kakak tingkat yang pernah ia rebut haknya. Cacing-cacing di perut sukri terombang ambing terkulai lemas setelah 2 jam mendengar makian dan gumaman yang di lontarkan sukri, ditambah lagi loncatan-loncatan seperti kangguru yang dilakukan sukri saat ini membuat cacing diperutnya kewalahan dan juga merasakan lelah karena semalam hanya diberikan sukri satu porsi indomie soto dengan telur setengah mateng. apapun masalahny, sesulit apapun hidupmu makannya tetap INDOMIE.

Persis seminggu yang lalu, sore itu kita sedang berjalan bergandengan tangan menikmati keindahan hutan pinus dan udara yang sejuk sembari mengingat memori demi memori di masa lalu yang pernah kita lewati. Sesekali kita berhenti melangkah dan mengabadikan beberapa gambar, berfoto bersama dengan gaya-gaya yang lucu dan aneh.

Namun ketika aku baru akan mereka ulang kapan terakhir kali kita berjalan berdua seperti ini, tiba-tiba saja kabut telah mengelilingi kita di sertai dengan tetesan-tetesan air hujan yang sepertinya mengingingkan kita untuk cepat beranjak dari tempat ini.

Semakin erat genggaman tangan yang sejak awal kedatangan kita ketempat ini telah melinggkar hangat, sembari berlari-lari kecil menuju pendopo terdekat untuk berteduh dan benar sekali air yang jatuh menghempas bumi itu membuat kita harus berteduh dan mereka ulang yang telah terjadi di masa lalu bersamaan dengan ribuan tetesan air yang membasahi tanah membuatnya menjadi sedikit berlumpur.

Namun selang beberapa saat sepertinya ribuan air itu mulai mereda sudah lelah untuk turun dan menodai tanah, genggaman tangan yang melingkar hangat seperti tak ingin terlepas masih saja melekat disertai dengan rebahan kepala yang terlihat begitu lelah di pundakku.

Aku tak berucap sepatah katapun mencoba menikmati suasana dan mengingat-ingat kapan hal seperti ini terjadi mungkin 5 atau 6 tahun yang lalu, waktu yang cukup lama bagiku untuk menahan rindu dan menantikan momen itu terulang kembali.

Aku merasakan seperti tak ada yang berubah genggaman tangan itu, keikhlasan tubuh itu untuk bersandar dan senyum yang terpancar dari wajah kedua insan tersebut seperti kumbang yang menemukan bunga untuk di isap sarinya.  Hujan dan angin dingin dan kabut yang menyelimuti telah menghantarkan dua insa ini kembali menuju memori-memori indah yang pernah mereka lewati bersama.

https://youtu.be/d7J4JpUEMhE

Hujan deras mengguyur wilayah kecamatan gantung, sekitar pukul 13:00 WIB hingga tadi sore.

Dikabarkan hujan yang cukup deras mengguyur wilayah gantung dan sekitarnya mengakibatkan beberapa rumah warga kebanjiran, tak hanya itu jembatan penghubung antar desa Batu Penyu dan Desa Gantung terputus terbawa sapuan air yang mengalir begitu deras.

Jembatan yang lebih dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai jeramba tebat merupakan jembatan penghubung antar desa batu penyu dan pusat kecamatan gantung tak hanya itu jembatan tersebut berada di jalan provinsi, penghubung antar kecamatan gantung dan beberapa kecamatan yang ada di Belitung Timur yaitu kec. simpang pesak dan dendang serta kecamatan badau yang berada di kabupaten Belitung.

sebelum jembatan ini terputus, aliran sungai sempat meluap ke sekitar dan merendam beberapa rumah warga yang tak jauh dari lokasi, kendati demikian dikabarkan air sudah berangsur surut dan jembatan tersebut memang bukan satu-satunya penghubung ke pusat kecamatan gantung masih ada jalur lain atau jalan alternatif yaitu melewati jalan dusun sumping yang terhubung langsung ke desa lenggang.

untuk itu bagi pengendara yang ingin melintas dapat menggunakan jalur alternatif dan tetap berhati-hati.