Beberapa saat setelah Perppu Ormas disahkan muncul opini yang menuding Joko Widodo presiden RI ke-7 sebagai seorang diktator. Hal tersebut menjadi viral di dunia maya, tudingan jowoki adalah seorang diktator tak hanya muncul dari pihak yang merasa disudutkan oleh perppu ormas namun juga dari beberapa lawan politiknya. Namun dengan munculnya opini jokowi presiden diktator membuat masyarakat mulai berpikir, menimbang dan merasa-rasa apakah benar seorang pak Jowoki sosok yang memiliki gaya kepemimpinan diktator.
Sebelum kita ikut-ikutan menuding Jokowi adalah pemimpin yang diktator terlebih dahulu ada baiknya kita mengetahui apa itu diktator. Diktator adalah seorang pemimpin negara yang memerintah secara otoriter /tirani dan menindas rakyatnya. Biasanya diktator naik takhta dengan menggunakan kekerasan, atau dengan sebuah kudeta. Tetapi ada pula diktator yang naik takhta secara demokratis seperti yang dialami oleh pemimpin partai NAZI yaitu Adolf Hitler.
Kemudian diktatorisme adalah sebuah paham yang artinya diambil dari kata"diktator" artinya orang yang memerintah suatu negara/pemerintahan dengan hak-hak dan kekuasaan absolut dan -isme yang berarti sebuah pemahaman maka disimpulkan diktatorisme adalah sebuah paham yang dianut oleh suatu negara untuk dipimpin oleh seorang pemimpin otoriter yang mempunyai hak dan kewajiban absolut. Adapun diktatorisme cenderung lebih banyak dipraktikkan di negara-negara Eropa seperti Jerman, Polandia, Perancis, dan Italia.
Jadi apakah mungkin paham diktatorisme dan sifat kediktatoran seorang pemimpin negara bisa dipraktikan di negara yang berideologi pancasila dan memiliki sistem pemerintahan demokratis seperti di Indonesia. Mari coba kita gali lebih dalam lagi dengan banyak mencari, menggali, mencermati opini yang sedang viral itu, yang mengatakan Jokowi adalah seorang diktator.
Namun apabila melihat wajah dari seorang preiden Jokowi rasanya beliau tidak layak disebut sebagai seorang diktator melainkan lebih cocok di traktor membajak sawah, wajah pak Jokwoi sangat jawanese sekali sangat Indonesia dari sejak kecil ia sudah minum air dari sumber air yang berada di tanah air ini, bahkan ia juga terlahir di atas daratan nusantara ini, rasanya tidak mungkin seorang Joko Widodo akan menjadi seorang pemimpin yang diktator dan menyakiti saudara-saudaranya se-tanah air Indoensia Raya dengan sifat ke diktatoran dan paham diktatorisme.
Sebagai seorang mahasiswa dan rakyat biasa yang juga merupakan bagian dari Indonesia saya hanya tidak ingin negeri ini terpecah belah oleh isu-isu rasisme dan sebagainya. Tulisan ini tidak bermuatan politik maupun provokatif dan tidak memihak pada pihak manapun, tulisan ini hanyalah ungkapan hati rakyat biasa sama seperti 2 juta penduduk Indonesia lainnya.


0 komentar:
Posting Komentar