Oleh : Anugrah Agung Setiawan, S.Sos.I
(Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Belitung Timur merupakan salah satu dari 270 kabupaten/kota dan provinsi yang akan ikut dalam pemilu serentak 2020. Pemilihan kepala daerah harusnya menjadi momentum yang paling sakral bagi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pada Pilkada 2020 masyarakat Belitung Timur diberikan kesempatan oleh Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum untuk melakukan pemilihan kepala daerah (bupati) secara langsung untuk masa kerja satu periode lima tahun yaitu 2020-2025.

Kesempatan ini harus digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Masa kampanye adalah waktu yang diberikan kepada masyarakat untuk menelaah seberapa besar kompetensi sang calon untuk menjadi pimpinan eksekutif di Belitung Timur.


Masyarakat harus menentukan kriteria-kriteria calon pemimpin yang akan mereka pilih pada Pilkada 2020. Namun selaku umat muslim hendaklah kita mencari pemimpin yang dapat menjadi suri tauladan yang baik bagi kita semua (masyarakat).

Nabi Muhammad SAW pada usia yang sangat muda telah diberikan gelar kehormatan oleh kaumnya dengan gelar "Al-Amin" Yaitu orang yang sangat dipercaya. Demikianlah kita selaku umat Islam dalam memilih pemimpin hendaknya yang dapat dipercaya dan amanah.

Karena setiap individu yang memiliki gelar akademik belum tentu amanah dan memiliki sifat al-Amin. Oleh karena itu masyarakat harus lebih berhati-hati dalam memilih pemimpin pada Pilkada 2020 mendatang.

Sebuah Analisis Singkat
Oleh : Anugrah Agung Setiawan, Sos.I
A. Pendahuluan
Belitung Timur adalah salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Di Belitung Timur terdapat sebuah kampung atau dalam bahasa Melayu Belitung disebut Kampong. Sebuah kampong bernama Penyok itu kini lebih dikenal sebagai Desa Batu Penyu.

Di Kampong Penyok terdapat lebih dari 30 kepala keluarga yang masih memiliki ikan keluarga antar satu dan lainnya. Memiliki kepercayaan untuk tidak mengkonsumsi ikan air tawar jenis Patin. Kepercayaan tersebut berasal dari cerita atau kisah turun temurun yang selalu di ceritakan kepada setiap anggota keluarga.

Dalam ceritanya dikisahkan bahwa nenek moyang keluarga tersebut adalah seekor ikan Patin dan sehingga dilarang mengkonsumsi ikan patin hingga tujuh turunan. Menurut salah seorang narasumber yaitu Anugrah Agung Setiawan atau lebih dikenal sebagai Angga Putu Soemardi dirinya menjelaskan bahwa ia, kedua adiknya, dan saudara sepupunya dari sebelah ibu merupakan turunan ke empat.

"Kalo saya, adik saya, dan sepupu dari sebelah ibu itu baru turunan ke-empat" Jelas Angga. Sehingga menurutnya masih ada sisa tiga turunan lagi dan itu artinya anak dari cucunya kelak masih dilarang untuk mengkonsumsi ikan air tawar jenis Patin.

Mereka mempercayai cerita turun temurun tersebut dikarenakan beberapa anggota keluarga yang pernah tidak sengaja mengkonsumsi ikan Patin mengalami gangguan penyakit berupa gatal-gatal pada kulit. Meskipun telah diobati secara medis anggota keluarga yang mengalami gatal-gatal tetap tidak sembuh.

Biasanya anggota keluarga baru akan sembuh apabila telah mengakui kesalahannya karena telah dengan sengaja atau tidak sengaja mengkonsumsi ikan Patin yang menurut kepercayaan keluarga secara turun-temurun dianggap sebagai nenek moyang mereka.

Tidak hanya sampai di situ setelah mengakui kesalahannya, anggota keluarga tersebut dibantu anggota keluarga lainnya atau orang-orang khusus diluar keluarga melakukan pengobatan dengan cara-cara khusus atau disebut dalam bahasa Melayu Belitung (nyempulik atau nyempulik-en).

Setelah proses nyempulik atau nyempulik-en selesai dilakukan anggota keluarga yang mengalami sakit akan sembuh dengan sendirinya.

B. Teori
Secara teoritis suatu kepercayaan yang hidup pada sebuah komunitas atau organisasi atau yang mempercayai adanya daya atau sifat ilahi yang dikandung sebuah benda atau makhluk hidup selain manusia disebut dengan Totemisme.

Kepercayaan totemisme biasanya diikuti dengan beberapa aturan terkait totem yang mereka percayai, misalnya, komunitas tidak boleh menyakiti, membunuh atau memakan binatang yang dianggap sebagai totem.

Totem dipuja, dihormati atau disakralkan karena berhubungan dengan klan tersebut. Dongeng tertentu biasanya mengaitkan totem tersebut karena berhubungan dengan eksistensi komunitasnya, biasanya diwarisi dari nenek moyang mereka.

Totemisme lazim hidup di Afrika, Amerika dan banga-bangsa di Kepulauan Pasifik. Banyak suku di Amerika kemudian membentuk simbol totem mereka pada patung maupun ukiran kayu.

Emile Durkheim seorang sosiolog asal Prancis mengemukakan bahwa totemisme tidak bersifat individual, selalu terkait dengan nilai komunitas.

C. Analisis
Terdapat tujuh butir analisis yang kami dapatkan berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara serta dikaitkan dengan teori totemisme sebagai berikut:

1. Terdapat sekelompok kepala keluarga yang antara satu dan lainnya masih memiliki hubungan darah di Kampong Penyok.

2. Kelompok keluarga tersebut memiliki kepercayaan yang hidup atau tumbuh (karena turun temurun diceritakan) akan tetapi mereka bukanlah komunitas ataupun organisasi sebagai mana yang dijelaskan teori melainkan kumpulan beberapa kepala keluarga.

 3. Terdapat suatu larangan untuk memburu, membunuh dan mengkonsumsi ikan air tawar jenis Patin. Sebagaimana yang dikemukakan oleh teori totemisme.

4. Terdapat dongeng atau cerita yang dikisahkan secara turun-temurun.

5. Bentuk penghormatan yang diberikan berupa menaati larangan mengkonsumsi ikan Patin, namun tidak sampai meletakkan simbol-simbol berupa patung ataupun lukisan ikan patin di lingkungan rumah.

6. Mereka mempercayai adanya daya (pada ikan patin) namun bukan sifat ilahi (pada ikan patin). Daya yang mereka percayai ialah berupa bukti nyata hukuman menderita penyakit kulit yang tidak dapat disembuhkan melalui pengobatan medis melainkan hanya dapat disembuhkan melalui pengobatan dengan cara-cara khusus yang dilakukan oleh anggota keluarga tertentu atau orang lain (khusus) di luar anggota keluarga yang disebut dengan istilah nyempulik atau nyempulik-en.

7. Totem ini muncul di kota Pontianak dan pulau Belitung (khusunya kampong Penyok) sebagai tempat terbanyak anggota keluarga bertempat tinggal. Sedangkan menurut teori, totemisme biasanya muncul di Afrika, Amerika, dan kepulauan Pasifik.

D. Kesimpulan
Totemisme ternyata tidak hanya terdapat di Afrika, Amerika dan Kepulauan Pasifik. Melainkan juga ada di Indonesia khususnya dalam Totem ikan patin yang terdapat di Pontianak dan Pulau Belitung (Kampong Penyok).

Berdasarkan analisis terdapat beberapa perbedaan antara teori totemisme dengan totem ikan patin yang ada di Kota Pontianak dan Pulau Belitung.

Adalah suatu kebenaran apa yang dikemukakan oleh Sosiolog asal Prancis Emile Durkheim bahwa totemisme tidak bersifat individual, dan selalu terkait dengan nilai komunitas. Meskipun dalam Totem ikan patin komunitas yang ada adalah kumpulan atau sekelompok kepala keluarga yang ada di Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung, Belitung Timur.

Demikianlah tulisan singkat ini, mohon maaf apabila terdapat kekeliruan dalam pengetikan. Semoga bermanfaat.

Besok (Hari ini) akan terjadi sebuah fenomena alam yaitu Gerhana matahari cicin.Fenomena Gerhana matahari terjadi dikarenakan cahaya matahari yang menuju ke bumi terhalang oleh bulan. Kalau terhalang oleh restu orang tua itu lagu koplo judulnya “Ra Jodo”. Pada waktu puncak gerhana, matahari akan terlihat seperti cicin (perkawinan).
Matahari akan terlihat menjadi gelap pada bagian tengah (seperti nasibmu) dan terang dibagian pinggirnya. Namun tahukah kamu tujuh hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan saat gerhana matahari cincin berlangsung.
#1 Adzan
Pada ajaran agama Islam saat terjadi gerhana umat muslim dianjurkan (disunnahkan) untuk melaksanakan sholat gerhana atau sholat kusuf. Akan tetapi buat kamu yang pengen sholat gerhana pada saat gerhana matahari cincin terjadi sebaiknya kamu tidak adzan di masjid-masjid terdekat. Karena kalau kamu tetap nekad melakukan hal itu, kamu akan segera di ciduk FPI Polisi karena diduga telah melakukan penistaan agama.
#2  Pake Sun Blok
Buat kamu yang besok ingin menyaksikan gerhana matahari di depan kosan atau dari Burjo. Tidak perlu repot-repot menggunakan pelindung kulit. Karena pada saat gerhana matahari cincin terjadi mataharinya ketutupan bulan jadi gak bakal terbakar kulitmu yang glowing itu sekalipun tidak menggunakan sun blok.
#3 Melihat gerhana tanpa baju
Sekalipun kulit kamu aman dari serangan sinar UV pada saat gerhana matahari cincin. Sebaiknya kamu tetap menggunakan pakaian saat melihat gerhana. Karena melihat gerhana matahari dengan matahari telanjang saja tidak dianjurkan apalagi dalam keadaman telanjang tanpa busana. Jadi tetap gunakan pakaian kebanggaan lho yaitu almamater kampus.
#4 Mandi
Jangan sekali-sekali anda mandi ketika sedang melihat gerhana matahari (kecuali kalau hujan). Jangan kamu berpikir mandi dibawah gerhana matahari cincin akan mempermudah kamu untuk mendapatkan jodoh. Karena itu adalah pikiran yang keliru dan sebaiknya tidak kamu lakukan kecuali saat gerhana turun hujan silahkan mandi dibawah guyuran hujan sepuasnya.
#5 Pake Kaca Mata Tanpa Kaca
Saat melihat gerhana matahari manusia dianjurkan melihat gerhana dengan menggunakan pelindung mata seperti kaca mata. Kaca mata yang dapat kamu gunakan adalah kaca mata berwarna hitam dan jangan gunakan kacamata yang tidak ada kacanya karena itu sama saja kamu melihat gerhana matahari dengan kacamata telanjang.
Demikian daftar 5 hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan saat Gerhana matahari cincin terjadi. Salam dari Angga Putu Soemardi.