Pada September 2016 Bandara Hananjoedin Tanjung Pandan Belitung digadang-gadang akan segera menjadi bandar udara internasional dengan melayani rute penerbangan keluar negeri.
Hal tersebut disambut gembira oleh semua pihak termasuk masyarakat yang begitu antusias mendengar kabar tersebut bagaimana tidak, mereka begitu bangga kampung halamannya kini sudah akan semakin dikenal oleh dunia. Melalui rute penerbangan keluar negeri kini Belitung tak hanya terkoneksi dengan wilayah yang ada di Indonesia seperti Jakarta, Bangka, Palembang dan Batam.
Namun kini Belitung akan terhubung dengan beberapa kota di negara tetangga. Bisa dipastikan hal tersebut juga akan mempengaruhi geliat pariwisata yang beberapa tahun belakangan mulai berkembang serta menjadi fokus utama pemerintah baik pemerintah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.
Pariwisata yang sudah berjalan beberapa tahun belakangan ini jelas terlihat, memberikan dampak positif di bidang perekonomian bagi masyarakat pulau Belitung. Walaupun, untuk saat ini belum begitu dirasakan secara penuh oleh masyarakat pulau Belitung. Namun bagi masyarakat yang tinggal tak jauh dari objek wisata geliat pariwisata dan pundi-pundi rupiah yang mengalir mulai dirasakan dan sangat membantu meningkatkan perekonomian.
Bahkan kini bandara sudah akan menjadi bandar udara internasional hal tersebut jelas akan berdampak kepada peningkatan di bidang ekonomi untuk melaju lebih baik lagi. Pemerintah yang selama ini sudah bersusah payah memperjuangkan status bandara Hananjoeddin untuk menjadikan bandara tersebut sebagai Bandar Udara Internasional juga berharap hal tersebut dapat memberikan dampak berupa semakin meningkatkan investasi di bidang pariwisata seperti perhotelan, restauran, tempat hiburan, serta sarana prasarana yang akan menunjang kemajuan pariwisata di pulau Belitung secara menyeluruh.
Namun beberapa waktu yang lalu sempat terdengar kabar kurang sedap berkaitan dengan status Internasional Bandar Udara Hananjoeddin. Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan masih terlihat pikir-pikir dan melakukan peninjauan kembali tentang rencana menaikan status atau level bandara Hananjoeddin menjadi bandar udara internasiol.
Karena memang terlihat masih ada banyak hal yang perlu dipersiapkan oleh pemerintah dan pengelola bandara guna melengkapi prasyarat supaya bandara Hananjoeddin bisa berstatus internasional. Sarana dan prasarana yang saat ini tersedia di Bandara Hananjoeddin dinilai masih belum memadai dan memenuhi syarat ataupun prasyarat untuk naik ke level internasional.
Mulai dari ruang tunggu keberangkatan dan ruang kedatangan yang masih sangat sempit, keterbatasan toilet/kamar kecil, belum adanya terminal kedatangan dan keberangkatan untuk penerbangan internasional, serta bagian keimigrasian, gedung karantina dan masih banyak lagi.
Selain beberapa hal diatas runway bandar udara hananjoeddin masih sangat pendek dan bergelombang.

0 komentar:
Posting Komentar