Daun Riang

Pagi itu aku duduk pada sebuah taman yang dipayungi oleh pohon kayu ara yang dahannya melebar kemana-mana dan meneduhi sekitar dengan lebatnya dedaunan. Sesekali aku membolak-balik halaman-halaman pada buku yang ku baca, sesekali pula aku menengok ke atas ketika ada dedaunan yang jatuh menimpaku karena tersapu oleh tiupan angin.

Daun yang jatuh menari-nari riang bersama alunan angin yang membawanya naik turun seperti sedang bermain biang lala. Beberapa hari sebelum aku duduk di bawah pohon ini aku sempat bermimpi berada disini dan hari ini mimpi itu menjadi sebuah kenyataan.

0 komentar:

Posting Komentar